gosok gigi sekarang menjadi lebih nikmat dibandingkan sebelumnya *hehehe. Menarik.. menarik, karena sebelumnya rutinitas sikat gigi tidak dirituskan seperti apa yang saya lakukan 2 bulan belakangan ini. Kebiasaan ini timbul dengan sendirinya lho, saya akui itu. saya terinspirasi oleh sahabat saya, seorang mahasiswi universitas negri di jakarta yang ketika saya telepon malam-malam pasti jarang diangkat dan baru diangkat ketika sudah beberapa kali dihubungi. apa alasan dia? "sori jar, tadi gw abis sikat gigi." sontak langsung terpikir dalam hati "sudah sikat gigikah kamu?". jika saya jawab jawabannya pasti belum. gak perlu malu, tapi kesadaran saja yang bertindak mengatasi ini semua.
rupanya kebiasaan ini menjadi-jadi setelah lama sudah saya tak mengontak dia lagi. yang terus bisa mengingatkan dirinya adalah dengan menyikat gigi seakan dia adalah kuman penyakit di gigi alias JIGONG seperti banyak orang katakan.
Ritus ini menjadi candu bagi saya sehingga saya tak pernah jauh-jauh dari itu sikat gigi. Segala bentuk sikat gigi yang tidak mahal di pasaran sudah saya beli dan mengikuti anjuran untuk mengganti sikat setiap 3 bulan sekali. Saya doyan sekali makan apalagi coklat. Saya adalah salah seorang penikmat coklat aktif yang jarang beli coklat. ketika makan cokalt selalu dalam batas porsi yang agak kurang ajar, beli ya harus langsung dihabiskan, karena coklat itu nikmat, manis dan enak. perlahan-lahan saya merasakan, ada yang kurang ketika akan tidur malam, lidah digerak-gerakkan ke permukaan gigi luar dan ternyata banyak jigongnya sehingga sikat gigi menjadi rutinitas. *hehehe. ya mulai dari sekarang, kebersihan mulut harus tetap dijaga apapun kondisinya. Apalagi di era globalisasi yang makin modern ini gigi bisa semakin jarang mendapatkan perawatan. (entahlah mau nulis apa, udah pagi ini belom tidur). maka AYOK KITA SIKAT GIGI KITA!!!
rupanya kebiasaan ini menjadi-jadi setelah lama sudah saya tak mengontak dia lagi. yang terus bisa mengingatkan dirinya adalah dengan menyikat gigi seakan dia adalah kuman penyakit di gigi alias JIGONG seperti banyak orang katakan.
Ritus ini menjadi candu bagi saya sehingga saya tak pernah jauh-jauh dari itu sikat gigi. Segala bentuk sikat gigi yang tidak mahal di pasaran sudah saya beli dan mengikuti anjuran untuk mengganti sikat setiap 3 bulan sekali. Saya doyan sekali makan apalagi coklat. Saya adalah salah seorang penikmat coklat aktif yang jarang beli coklat. ketika makan cokalt selalu dalam batas porsi yang agak kurang ajar, beli ya harus langsung dihabiskan, karena coklat itu nikmat, manis dan enak. perlahan-lahan saya merasakan, ada yang kurang ketika akan tidur malam, lidah digerak-gerakkan ke permukaan gigi luar dan ternyata banyak jigongnya sehingga sikat gigi menjadi rutinitas. *hehehe. ya mulai dari sekarang, kebersihan mulut harus tetap dijaga apapun kondisinya. Apalagi di era globalisasi yang makin modern ini gigi bisa semakin jarang mendapatkan perawatan. (entahlah mau nulis apa, udah pagi ini belom tidur). maka AYOK KITA SIKAT GIGI KITA!!!